17 Mei 2014

Pengalaman Waktu KPCI 2013

Diposting oleh Naila Hasna di 5/17/2014 04:35:00 AM
  Hai, teman-teman. Sekarang, aku lagi mau cerita, nih. Ceritanya tentang KPCI 2013. Yah, meskipun sudah lama. Tapi, enggak apa-apakan? Ini nih seru banget pokoknya... :)
  Kebetulan, waktu itu aku lagi kesyikan nulis cerita. Cuma gara-gara cerpenku itu terpilih buat diterbitkan. Tapi ya... buku antologi. Tapi, enggak apa-apa. Yang penting, aku terpilih. Nah, Bundaku waktu itu ( Nurul Asmayani ) lagi nyari info lomba menulis lagi. Terus waktu buka Facebokk KKPK...
  "Naila, sini dulu!" Bunda manggil aku. "Apa?" kataku. "Tahun ini ada Konferensi Penulis Cilik Indonesia lagi, lho!" kata Bunda. Mukanya, tuh, seneng banget. "Apa itu?" kataku bingung. Pikiranku yang tadinya penuh dengan ide cerita, sekarang berubah menjadi apa-itu-konferensi-penulis-cilik-Indonesia-?
  "Itu lomba juga. Nanti, kalau cerpennya terpilih, diundang ke Jakarta buat babak final," bunda menjelaskan Padahal, sih, aku enggak ngerti. Tapi, ya... aku angguk-anggukkan kepala aja. Waktu itu, temanya "Darat Tempat Berpijak, Laut Tempat Berimajinasi". Tapi, aku enggak ngerti. Waktu aku tanya bunda, kata Bunda temanya tentang Cinta Indonesia. Ya, sudah, deh aku bikin ceritanya. Judulnya "Aku Cinta Indonesia".
  Beberapa hari kemudian...
  Waktu itu, cerpenku sudah selesai. Aku sama Bundaku sudah buru-buru ngirim. Terus, waktu sudah terkirim,"Naila, sini sebentar!" panggil Bunda. "Apa lagi...?" tanyaku dengan malas. "Ternyata, temanya tentang kelautan. Dan, waktunya ternyata diundur sampai tanggal 30! Kalau tahu begitu, kenapa kita buru-buru. Aduh, sudah salah tema lagi. Maaf ya sayang..." kata Bunda. Aku, sih, cuma mengangguk lemas.
  Yah, salah tema. Gimana, dong?
  Tapi, akhirnya aku membulatkan tekad. Aku yakin pasti bisa menang dalam lomba itu. Dan... ternyata memang benar! Sebulan kemudian, ada pengumuman. Aku termasuk dalam peserta Lomba Menulis Cerpen Kategori Penulis. Dibawahnya Kak Salsabila Amanda Dewi ( Kak Dewi ). Dan, yang mengejutkan... aku satu-satunya dari Kalimantan Selatan! Tapi, aku sedikit sedih juga, sih. Artinya, di Kalimantan Selatan minat baca dan menulis anak-anaknya masih kurang. Atau... mereka tak mendapat pemberitahuannya?
  Yah..., meskipun sedih enggak ada teman dari Kalimantan Selatan, aku tetap senang. Akhirnya, aku dapat email dari Penerbit DAR! Mizan. Tentu saja melalui emailku, nailahasna.chan@yahoo.com. Aku di kasih tahu apa yang diperlukan, waktu dan tempatnya.
  Akhirnya, bulan November ini aku sibuk. Waktu hari Selasa, aku mengurus keberangkatanku. Aku diantar sama Wakasek Kurikulum sekolahku, Ustadzah Anis ke Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan. Terus, pulangnya juga sama Ustadzah Anis. Tapi... jalannya macet banget! Sekali lagi, banget-nget-ngeeeeeet...
  Tapi, akhirnya aku sampai juga. Lapar banget. Ya, akhirnya dibelikan bakso sama Ayahku. Hmm, lumayan enak. Habis itu, aku mandi biar segar. Tapi, gara-gara ngantuk, aku langsung aja deh tertidur.
  Besoknya, aku disuruh libur sama Ayah. Katanya, biar aku fresh waktu berangkat. Tapi, aku menurut aja. Padahal, aku gembira juga sih. Yeppi...!
  Besoknya, aku diajak Ayah keliling. Pertama ke sekolahku. Mau ketemu Kepala Sekolah. Habis itu ke Dinas Pendidikan kota Banjarbaru. Kepala Diknasnya sih cuek aja.
  Waktu sore, aku diajak Ayah beli baju tidur. Katanya, aku nginap di hotel. Kan, hotel pakai AC. Jadi, aku harus pakai baju tidur lengan panjang. Baju tidurkukan yang lengan pendek semua... mana daster pula.
  Malamnya, aku nyiapin perlengkapan. Aku juga dipinjemin HP sama Bundaku. Katanya, biar bisa SMS Ayah atau Bunda kalau ada perlu. Habis selesai, aku langsung aja deh tidur.
  Besoknya, kebetulan sekolahku libur Kamis-Jum`at. Katanya, guru-guru lagi ada training di Bogor. Nah, setelah siap, aku langsung pamitan sama Bunda. Juga sama Rois dan Rafif. Kalau Najma, diantar Ayah dulu kesekolah. Nanti, Najma pulangnya sama gurunya.
  Habis, sampai disekolah Najma, aku pamitan. Setelah itu kami menuju bandara. Tapi, motor Ayah harus dititipkan dulu di tempat penitipan. Akhirnya, Ayah nitip di tempat terdekat bandara. Jadi, kebandaranya kami cuma jalan kaki. Sampai disana, kami keruang tunggu bebas rokok. Setelah dipanggil, kami masuk ruang tunggu yang lain lagi. Disitu, kami menunggu pesawat disiapkan. Sambil menunggu aku makan permen dan minum frestea yang sudah dibeli Ayah di Alfamart dekat bandara. Setelah itu, aku juga main game yang ada di HP pinjaman Bunda.
  Akhirnya tiba juga saatnya. Para penumpang disuruh untuk segera memasuki pesawat. Sayanngnya, bandaranya ini enggak kayak Jakarta. Untuk menuju pesawat, harus diantar dengan mobil angkutan. Tak lama kemudian, pesawat lepas landas. Sedangkan aku hanya menikmati perjalanan satu jam menuju bandara.
  Aku tiba disana pukul 09.15. Sama kayak waktu aku berangkat. Kata Ayah dan Bunda, Banjarbaru dengan Jakarta berbeda satu jam. Hmm, bandara di Jakarta enak banget. Ya, tapi aku harus cepat ke hotel. Menurut pemberitahuan di emailku, nama hotelnya Hotel Twin Plaza.
  Ayahpun segera memesan taksi, lalu sesuai tempat yang kami tuju, taksi melaju. Tentu saja setelah dikasih tahu ayah. Huh, sudah dua jam baru aku sampai. Sudah banyak peserta yang datang Tiba-tiba aku jadi terpikir. Bagaimana anak-anak Jakarta masuk sekolah? Tapi, lupakan, lah. Disana, kami langsung disambut teh hangat yang dipesan perwakilan Diknas Provinsiku. Namanya Pak Zainal Arifin.
  Beberapa saat, kami menunggu. Akhirnya, waktunya telah tiba! Awalnya, aku bingung banyak yang masuk kedalam Oh, ternyata pada registrasi. Ayahku, lagi ngobrol. Terus, waktu aku bilang, ayah cuma jawab "Sebentar ya. Naila bisakan sendiri?". Ya, sudah deh aku mengangguk. Awalnya, aku takut dan malu-malu. Tapi, akhirnya aku memberanikan diri. Kebetulan ada kakak-kakak yang aku enggak tahu namanya bertanya. Katanya "Adek mau registrasi, ya! Yuk, sini.". Ya, sudah deh. Aku cuma ngikutin. Habis itu, kakaknya nanya lagi. "Mana orang tuannya?", aku sih cuma jawab, "Ada disana.". Setelah sampai, kakak itu membawa aku ke tempat registrasi. "Ada anak nyasar, nih. Mau dipanggilkan orang tuanya enggak?" kata kakak itu. Aku hanya mengangguk. ( bersambung )...

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar postinganku dengan bahasa yang sopan, ya!

 

World of Naila Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...